PILIH PULAU RESORT ATAU PULAU PEMUKIMAN


Liburan sudah di depan mata. Kita bisa memilih beragam cara untuk menghabiskan waktu selama liburan ini. So pasti kita ingin liburan kita ini berkesan bukan? Nah, kalau kita ingin menikmati suasana pantai, tapi tak ingin jauh-jauh ke Bali, kita bisa melirik gugusan pulau yang terbentak di Utara Teluk Jakarta yakni Kepulauan Seribu.

Kalau kita ingin berwisata ke Kepulauan Seribu, kita bisa memilih berwisata ke Resor Wisata atau Pulau Pemukiman. Beda? Pastinya berbeda. Apa Perbedaannya?
Ada delapan resor wisata di Kepulauan Seribu. Di Kepulauan Seribu Selatan ada dua resor wisata yaitu Pulau Bidadari dan Pulau Ayer. Di sebelah Utara, ada Pulau Kotok (Resor Alam Kotok), Pulau Bira Besar, Pulau Matahari, Pulau Putri, Pulau Sepa dan Pulau Pantara.

Kalau kita berwisata di Resor Wisata, sudah jelas akan privasi kita akan lebih terjaga karena tidak ada masyarakat umum yang bermukim di resor wisata. Di resor wisata kita akan menginap di cottage atau bungalow. Soal harga, sudah jelas cenderung mahal.

Kalau kita memilih resor wisata, biasanya tarif yang dikenakan adalah per orang bukan per kamar. Tapi tarif tersebut sudah termasuk makan, sarapan, coffe break di petang hari dan transportasi pulang pergi (reroute). Kita ke resor wisata hanya perlu membawa baju saja.

Kalau kita tidak ingin menginap, kita bisa memilih day trip saja. Day trip ini, tarif juga sudah termasuk sekali makan (makan siang) dan transportasi pulang pergi. Soal harga, lumayan menguras isi kantong.

Kalau kita tidak ingin ke resor wisata dan ingin yang agak lebih murah, kita bisa melirik pulau pemukiman yang sudah dijadikan kawasan wisata seperti Pulau Untung Jawa. Pulau Tidung, Pulau Lancang dan Pulau Pramuka serta Pulau Kelapa bisa kita lirik.

Menuju ke Pulau Pemukiman ini, kita bisa menggunakan kapal transportasi reguler tradisional berupa kapal kayu yang ongkosnya atau harganya murah. Mau menginap? Kita bisa menginap di homestay yang ada, atau vila (di Pulau Pramuka) atau mungkin mau menyewa kamar di rumah penduduk.

Kalau kita berwisata di Pulau Pemukiman atau Desa Wisata Andalan/ Kawasan Wisata Andalan Pemukiman, kita tentunya akan berbaur dengan warga. Tapi tak usah khawatir karena warga Kepulauan Seribu ini ramah dan bersahabat kok.

Kalau kita menginap di Pulau Pemukiman, kita harus mencari makan sendiri. Rata-rata, homestay di Kepulauan Seribu tidak menyiapkan makan untuk tamunya. Sebenarnya ada, tapi sesuai permintaan tamu yang menginap. Vila delima di Pulau Pramuka, menyiapkan makan untuk tamunya.

Untuk menginap di homestay dan vila delima, tarifnya berkisar diantara Rp 150.000 hingga Rp 450.000. Cenderung lebih murah dibandingkan dengan menginap di resor wisata. Nah, pilih yang mana? (Puser)

0 komentar: